BANYUMAS – Kebakaran terjadi di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (28/8/2026). Sebuah rumah warga terbakar setelah api yang diduga berasal dari aktivitas membakar sampah di dekat kandang kambing merembet ke bangunan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan rumah milik warga mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, tiga ekor kambing yang berada di kandang turut mati akibat kebakaran.

Berdasarkan laporan detikJateng, kebakaran diketahui sekitar pukul 10.45 WIB. Saat itu, seorang warga bernama Sunarko (39) melihat api mulai merembet menuju rumah milik Sito Sutardi (70).

Gambar ilustrasi

Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Banyumas, Andaru Budilaksono, menjelaskan bahwa api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan di dekat kandang kambing.

Api kemudian cepat membesar dan merembet ke bangunan rumah. Kondisi rumah yang merupakan bangunan semi permanen serta banyak menggunakan material kayu membuat api lebih mudah menjalar.

Melihat kobaran api semakin membesar, Sunarko kemudian meminta bantuan warga lain, Mukhayat. Keduanya berupaya mencari bantuan sekaligus menghubungi Call Center Damkar Banyumas.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 10.46 WIB.

Petugas Damkar Tiba di Lokasi

Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi kejadian. Regu pemadam tiba sekitar pukul 11.10 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman.

Petugas berupaya mengendalikan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Setelah dilakukan penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.35 WIB.

Respons cepat petugas membuat kebakaran dapat dikendalikan. Meski demikian, bangunan rumah dan kandang yang terdampak tetap mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Kerugian Ditaksir Rp57 Juta

Kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar.

Rumah milik Sito Sutardi diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp50 juta. Sementara itu, kandang kambing milik Eko (30) juga terdampak kebakaran.

Tiga ekor kambing milik Eko ditemukan mati akibat kejadian tersebut. Nilai kerugian dari tiga kambing itu diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta.

Dengan demikian, total kerugian sementara dari kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp57 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa manusia dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Sokawera tersebut.

Warga Diingatkan Waspada Saat Bakar Sampah

Peristiwa kebakaran di Sokawera menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah.

Api yang berasal dari pembakaran sampah dapat dengan cepat merembet apabila berada terlalu dekat dengan rumah, kandang, tumpukan barang, atau material lain yang mudah terbakar.

Terlebih, bangunan yang menggunakan material kayu memiliki risiko lebih besar ketika terkena percikan api.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak meninggalkan api begitu saja setelah melakukan pembakaran. Api dan bara perlu dipastikan benar-benar padam sebelum lokasi ditinggalkan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran rumah di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, ini memang menyebabkan kerugian material hingga puluhan juta rupiah. Namun, tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian tersebut.

Tiga ekor kambing menjadi korban dalam kebakaran yang terjadi di sekitar kandang tersebut.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa aktivitas sederhana seperti membakar sampah tetap membutuhkan kewaspadaan. Api yang awalnya kecil dapat membesar dan merembet ke bangunan apabila tidak diawasi dengan baik.

Dengan penanganan petugas pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dipadamkan pada siang hari. Warga pun diingatkan untuk lebih memperhatikan lokasi dan kondisi sekitar sebelum menyalakan api, terutama di kawasan permukiman.

Sumber Referensi : detikJateng